Hal yang Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI

Hal yang Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI

Hal yang Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI

Hal yang Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir masih optimistis jika pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melonjak pasca-pandemi virus corona. Apalagi Indonesia menyimpan dua kekuatan yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Kelebihan yang pertama, terang Erick, adalah kelebihan pada jumlah penduduknya. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia setelah China dan India.

Hal yang lebih spesialnya, penduduk Indonesia ini sebagian besar berusia produktif sehingga, ini bisa menjadi kekuatan bagi Indonesia untuk mendongkrak angka pertumbuhan ekonominya.

Menurut Erick, hal itu bisa menjaga kesenjangan pertumbuhan ekonomi antara Pulau Jawa dengan Sumatera.

“Kemarin saya dapat laporan langsung ketika jalan tol yang tersambung dari Palembang dan Lampung itu konsumsi listrik meningkat. Karena itu, kami melihat Jalan Tol Sumatra ini memang jadi sebuah kebijakan yang harus diteruskan dan InsyaAllah menjaga keseimbangan ekonomi,” kata Erick dalam konferensi pers virtual Nota Keuangan dan RUU APBN 2021, Jumat.

Erick melanjutkan, dukungan terhadap program pariwisata juga dapat mendongrak pertumbuhan ekonomi. Misalnya, Pelindo III dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) akan menjadikan Bali sebagai hub pariwisata nasional. Menurut Erick, selama ini untuk penerbangan sudah sangat baik, tetapi wisata maritim masih ketinggalan.

Banyaknya jumlah penduduk Indonesia juga bisa menjadi peluang besar bagi perdagangan ke depan. Apalagi jika produk-produk Indonesia memiliki daya saing yang tinggi.

“Jadi ini mustinya menjadi kekuatan ke depan untuk trade dagang jadi kita bukan market pasar,” kata Erick.

Mantan Bos Inter Milan ini menyebut kelebihan Indonesia lainnya adalah ada pada sumber daya alam (SDA). Harus diakui, kekayaan alam Indonesia masih menjadi salah satu sumber pemasukan negara yang cukup besar.

“Karena itu dalam pembangunan Pelindo III sendiri kemarin sudah disepakati dengan banyak kementerian, kita akan membangun Pelabuhan Benoa jadi pelabuhan tourism yang juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi maritim. Sehingga disambungkan juga dengan konektivitas kepada Labuan Bajo,” ungkapnya.

Terakhir, kata Erick, adalah prioritas pembangunan kawasan industri di Batang, Jawa Tengah. Erick mengatakan, pihaknya mendukung program pemindahan kawasan industri agar lebih kompetitif dengan negara-negaga lain.

“Oleh karena itu diperlukan dukungan pemerintah untuk PNM ini,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *