Biden Terpilih Jadi Kabar Baik untuk Ekonomi RI

Biden Terpilih Jadi Kabar Baik untuk Ekonomi RI

Biden Terpilih Jadi Kabar Baik untuk Ekonomi RI

Biden Terpilih Jadi Kabar Baik untuk Ekonomi RI, – Mayoritas pengamat global lebih condong mendukung Joe Biden untuk menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat (AS). Calon Presiden dari Partai Demokrat ini dianggap lebih andal dalam meramu strategi perekonomian, baik untuk domestik maupun internasional.

Perekonomian Indonesia juga akan berdampak jika penantang petahanan ini terpilih. Namun menurut ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, ada dampak positif dan negatif bagi kepentingan ekonomi Indonesia jika Biden terpilih.

Terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris sebagai Presiden dan Wakil Presiden AS bisa menjadi angin segar untuk Indonesia. Ekonom Core Yusuf Rendy Manilet menyebut kemenangan Biden membuat pelaku pasar optimistis bahwa perang dagang antara AS dan Tiongkok akan berakhir. Hal itu dinilai akan berdampak baik Indonesia.

“Seperti yang kita ketahuin dari apa yang disampaikan Biden, bahwa besar kemungkinan dia akan melakukan negosiasi dagang, dan diyakini negosiasi ini akan mengakhiri perang dagang yang sempat dimulai di era Presiden Trump,” katanya kepada https://maxbetresmi.com/, Minggu.

Tingkat perekonomian Tiongkok akan meningkat dan berimbas pada Indonesia sebagai mitra dagangnya

Jika perang dagang antara AS dan Tiongkok berakhir, menurutnya, berpotensi mendorong kembali tingkat pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

“Jika perekonomian Tiongkok kembali ke jalur pertumbuhan yang tinggi seperti sebelum pandemik di kisaran 6-8 persen, tentu ini akan berdampak positif bagi Indonesia yang merupakan salah satu partner dagang utamanya,” ujarnya.

Kemenangan Biden dan Harris menjadi sejarah baru untuk AS

Kemenangan Biden-Harris dalam Pilpres 2020 juga disambut baik para tokoh dunia teknologi ternama dan orang terkaya dunia. Amazon, Facebook, hingga Microsoft ada di antara “raksasa teknologi” yang menyambut kemenangan itu. Vox.com menulis bahwa pernyataan selamat dari para bos perusahaan teknologi raksasa ini. Menandakan mereka menganggap pertarungan Biden dengan Presdien Donald J Trump telah usai.

Joe Biden terpilih sebagai pemenang pemilu Amerika Serikat mengalahkan petahana Donald Trump. Biden akan resmi dilantik menjadi presiden ke-46 AS pada 20 Januari 2021. Dia akan menjadi presiden tertua dalam sejarah AS.

Empat hari setelah pemilu, Biden mendapat lebih dari 270 suara elektoral. Lebih dari total suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangkan langkah ke Gedung Putih. Perolehan terakhir pasangan ini ialah 290 suara elektoral, unggul dari pasangan Trump dan Mike Pence yang mendapatkan 214 suara.

Tak hanya Biden yang mencetak sejarah, Kamala menjadi perempuan pertama sekaligus warga berkulit berwarna pertama yang menjadi wakil presiden. Melansir The New York Times, kemenangan Biden-Harris mencetak rekor modern dengan jumlah pemilih yang banyak meski berlangsung di tengah pandemik COVID-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *