Bendera PDIP Dibakar Demonstran RUU HIP, Begini Respons Partai

Bendera PDIP Dibakar Demonstran RUU HIP, Begini Respons Partai

Bendera PDIP Dibakar Demonstran RUU HIP, Begini Respons Partai

Bendera PDIP Dibakar Demonstran RUU HIP, Begini Respons Partai – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merespons tegas tentang pembakaran bendera PDI pada unjuk rasa penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), Rabu waktu sore di depan gedung DPR RI, Senayan. PDIP akan mengambil jalur hukum mengenai kasus pemabkaran bendera itu.

Aksi demonstrasi diketahui adalah massa dari FPI, GNPF U, PA 212 dan beberapa ormas lainnya. Pembakaran bendera PDIP diduga dilakukan oleh massa ANAK NKRI.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulisnya, Rabu malam menyampaikan, pembakaran bendera PDIP itu sangat dikecewakan.

“PDI Perjuangan ini partai militan, kami punya kekuatan grass-roots, dan kekuatan ini kami dedikasikan sepenuhnya bagi kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya.

Hasto menyebut, pembakaran bendera PDIP itu merupakan sebuah aksi provokasi untuk mengadu domba rakyat.

Meskipun demikian, Hasto menyakini bahwa rakyat tidak akan mudah terpancing mengenai  provokasi pembakaran bendera tersebut.

“Meskipun ada pihak yang sengaja memancing di air keruh, termasuk aksi provokasi dengan membakar bendera partai, kami percaya rakyat tidak akan mudah terprovokasi,” imbuhnya.

PDIP juga menginstruksikan seluruh kadernya di daerah agar tidak ikut  terprovokasi.

Hasto memastikan, pihaknya tidak akan main hakim sendiri. Sebab itu, PDIP akan menjalani jalur hukum dan menyerahkan sepenuhnya permasalahan itu kepada pihak berwajib.

“PDI Perjuangan dengan tegas akan menempuh jalur hukum. Jalan hukum inilah yang dilakukan oleh PDIP tahun 1996 ketika pemerintah yang otoriter mematikan demokrasi,” pungkasnya.

Ketua DPC PDIP Jakarta Timur Dwi Rio Sambodo menilai, ada unsur pelanggaran hukum dari peristiwa dibakarnya bendera PDIP dalam demonstrasi penolakan kepada Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan gedung DPR, Rabu  kemarin.

“Begini, bendera itu, kan simbol lembaga atau partai yang mengikuti Pemilu secara sah. Nah, perbuatan pembakaran kami nilai melanggar hukum,” jelas Dwi saat dihubungi jpnn.com, Kamis .

Pengurus DPC PDIP Jakarta Timur, kata dia, akan menempuh jalur hukum merespons aksi pembekaran bendera partai tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *