5 Khasiat Daun Kelakai bagi Kesehatan Tubuh

5 Khasiat Daun Kelakai bagi Kesehatan Tubuh

5 Khasiat Daun Kelakai bagi Kesehatan Tubuh

5 Khasiat Daun Kelakai bagi Kesehatan Tubuh – Jenis sayuran ada banyak sekali, tak cuma bayam, kangkung, brokoli, sawi, dan sebagainya. Ada juga, tanaman yang sering untuk konsumsi sebagai, yaitu jenis paku-pakuan bernama lemidi (Stenochlaena palustris) atau dikenal dengan nama kelakai di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Tidak hanya dijadikan sayur, daun kelakai juga sering bermanfaat  sebagai obat, lho, karena menyimpan banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, Daun kelakai diketahui mengandung protein, kalsium, vitamin A, C, beta-karoten, potasium, fosfor, mangan, zat besi, tanin, flavonoid, steroid, dan alkaloid.

Sudah terbukti lewat penelitian, yuk, kenali berbagai manfaat daun kelakai bagi kesehatan tubuh.

1. Menurunkan demam

Kandungan zat aktif yang terdapat pada daun kelakai seperti flavonoid, steroid, dan alkaloid mampu berperan sebagai agen antiinflamasi sehingga berkhasiat sebagai antipiretik (obat penurun demam)

Menurut sebuah studi dari “AfricanJournal of Traditional, Complementary, andAlternativeMedicines” tahun 2015, air rebusan kelakai diminum untuk mengobati demam oleh masyarakat Thailand.

Selanjutnya, berdasarkan penelitian dalam “Berkala Kedokteran” tahun 2016, peran antiinflamasi dari komponen flavonoid, steroid, dan alkaloid dapat menghambat produksi sitokin pro inflamasi. Bukti empiris juga menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang mengonsumsi daun kelakai untuk menurunkan demam.

2. Mengobati anemia

Salah satu faktor penyebab anemia adalah kekurangan zat besi. Zat besi (Fe) merupakan faktor yang disebabkan  ada hubungannya dengan pembentukan sel darah merah serta hemoglobin dalam darah.

Menurut sebuah studi dalam “Jurnal Buletin Media Informasi” tahun 2019, pemberian ekstrak daun kelakai mampu menaikkan kadar hemoglobin. Hal ini karena daun kelakai memiliki kandungan zat besi yang tinggi.

3. Antibakteri

Antibakteri adalah kandungan zat yang mampu menghambat dan mematikan bakteri. Tahu tidak, daun kelakai ini sudah banyak penelitian untuk membuktikan potensinya sebagai antibakteri.

Salah satu penelitian mengenai efek antibakteri dari daun kelakai tertuang dalam “Majalah Farmasi, Sains, dan Kesehatan” tahun 2017. Dalam penelitian, oleh sebab itu menyebutkan bahwa ekstrak daun kelakai mampu menghambat Salmonella typhi (bakteri penyebab tifus) dan (Staphylococcus aureus)bakteri penyebab penyakit kulit.

Komponen-komponen yang bersifat antibakteri dalam daun kelakai adalah flavonoid, tanin, steroid, dan alkaloid. Oleh karena itu semua komponen ini memiliki fungsinya masing-masing dalam menyerang bakteri berbagai penyakit. Pantas saja daun kelakai banyak manfaatnya sebagai obat herbal.

4. Antioksidan

Antioksidan adalah zat yang melindungi sel-sel tubuh dari efek radikal bebas. Pada hal ini, daun kelakai memiliki kemampuan untuk mengurangi radikal bebas.

Menurut “Jurnal Riset Industri” tahun 2017, aktivitas antioksidan yang cukup kuat dari ekstrak kelakai terdapat dari senyawa tanin, flavonoid, dan beta-karoten yang dapat menurunkan jumlah radikal bebas dalam tubuh.

Kemampuan tersebut sebabkan karena senyawa-senyawa tersebut mengandung banyak gugus hidroksi fenol yang aktif sebagai penangkal radikal bebas.

5. Meningkatkan produksi ASI

Banyak yang mengonsumsi sayur daun kelakai untuk melancarkan ASI. Menurut sebuah penelitian dalam https://capitolhillbillies.net/ “Jurnal Surya Medika” tahun 2018, sudah sejak lama masyarakat Dayak memanfaatkan tanaman kelakai untuk merangsang produksi ASI pada perempuan yang baru melahirkan. Namun hal ini banyaknya kandungan zat besi. Zat besi terdapat kemampuannya dalam meningkatkan produksi ASI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *