KLB Demokrat Di Tolak, AHY: Banyak Orang di Politik Cari Jalan Pintas

KLB Demokrat Di Tolak, AHY: Banyak Orang di Politik Cari Jalan Pintas

Di lansir dari castrodeathwatch.com, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengapresiasi keputusan pemerintah. Yang menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatra Utara. Menurut dia, memperjuangkan demokrasi tidaklah mudah, karena banyak orang yang memilih jalan pintas.

“Tidak sedikit orang-orang yang berusaha mencari shortcut, jalan pintas, menjalankan segala cara, menghalalkan segala cara. Termasuk melakukan pembegalan dan perampokan partai politik dengan cara-cara yang tidak etis, ilegal, dan inkonstitusional,” kata AHY.

1. AHY sebut bangun partai butuh kerja keras, keringat dan air mata

Mengutip dari toryburchoutlets.us.org/, mnurut AHY, jalan memperjuangkan demokrasi memang tidaklah mudah. Apalagi dalam membangun partai, di butuhkan kerja keras, keringat, air mata, hingga kegigihan dan kesabaran. Sementara, kata dia, kemajuan teknologi menjadi ancaman politik tersendiri.

“Juga terus membayangi demokrasi kita, di mana kebohongan yang di ulang-ulang bisa di percaya oleh sebagian masyarakat. Menjadi kebenaran yang baru, misalnya ada upaya-upaya untuk merekayasa opini publik terkait legalitas partai,” ucapnya.

“Dan juga upaya memanipulasi sejarah pendirian Partai Demokrat. Untuk itu, sesulit apapun mari kita terus memperjuangkan kehidupan demokrasi yang sehat dan beradab di negeri ini,” sambung AHY.

2. AHY tegaskan tak ada dualisme kepemimpinan Partai Demokrat

Terkait keputusan pemerintah itu, AHY juga turut mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi Widodo. Atas keputusan tersebut, beliau menegaskan tidak ada dualisme di dalam partainya.

“Saya tegaskan sekali lagi tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat. Ketua Umum Partai Demokrat adalah Agus Harimurti Yudhoyono,” kata AHY.

Atas keputusan pemerintah itu, AHY pun menerima keputusan tersebut. Menurutnya, hal itu adalah kabar baik bagi kehidupan demokrasi di Tanah Air.

“Alhamdulillah, dalam kasus ini hukum telah di tegakan dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya,” ucap suami Annisa Pohan itu.

3. Kemenkumham tolak sahkan KLB Partai Demokrat di Deli Serdang

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menolak mengesahkan kepengurusan. Yang di hasilkan dari Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara pada 5 Maret 2021. Hal itu lantaran masih ada kelengkapan dokumen yang belum di lengkapi oleh Partai Demokrat kubu Moeldoko.

“Masih belum ada kelengkapan dokumen perwakilan DPD, DPC. Dan tidak di sertai mandat dari Ketua DPC dan DPD Partai Demokrat,” ujar Yasonna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *