Fakta Tema Estetik yang Populer Media Sosial

Fakta Tema Estetik yang Populer Media Sosial

Bagi yang aktif di media sosial seperti Pinterest, Instagram, dan Youtube, kamu pasti cukup familiar dengan tema estetik dark academia. Maka Instagram, tema estetik ini sering pakai oleh akun-akun bookstagram dan studygram. Tapi sebenarnya apa sih dark academia itu Menurut http://castrodeathwatch.com/.

Fakta Tema Estetik yang Populer Media Sosial

Melansir dari https://103.55.37.123/ dark academia adalah tema estetik yang menggambarkan dan berfokus pada pembelajaran sebagai passion, kepuasan pribadi, motivasi pencarian jati diri, dan minat akan sastran klasik. Untuk lebih jelasnya, berikut deretan fakta seputar tema estetik dark academia.

Awal mula kemunculan tema estetik

Visual dark academia mengacu pada kebudayaan kelas atas Eropa pada abad ke-19 serta prepatory private school di Amerika Serikat. Orang-orang yang berada di kelas atas kala itu belajar ilmu liberal seperti latin, retorika, dan kesusastraan klasik. Subjek-subjek tersebut masih menjadi sesuatu yang aneh dan jarang untuk dipelajari.

Sebagai tema estetik, dark academia muncul pada akhir tahun 2010an hingga 2020an jagad internet. Kebanyakan pengguna estetik ini adalah kalangan remaja di berbagai platform media sosial seperti Tumblr, Instagram, serta TikTok.

Makna estetik dark academia

Dark academia tidak menggambarkan sekolah atau perpustakaan sebagai tempat yang ngeri dan membosankan. Namun, mereka meromantisasi tempat tersebut sebagai lokasi belajar atas dasar suka dan mencari kenikmatan dari memperoleh ilmu.

Selain merayakan genggaman ilmu pengetahuan dan momen-momen dalam hidup, dark academia juga memiliki subtema seperti kriminal, bahaya, dan misteri. Maka Iinilah yang membuatnya dark karena terdapat jenis lain dari academia yakni soft academia yang memiliki elemen serupa tapi berbeda dalam segi visual serta subtema.

Inspirasi dari literasi dan seni klasik

Dalam perkembangannya, dark academia mengambil inspirasi dari gaya hidup para bangsawan Eropa dan mengagungkan para pemikir liberal seperti penyair Lord Byron dan Percy Sherlley, novelis Mary Shelley, serta filsuf Edmund Burke.

Maka dari itu, penggemar estetik dark academia juga mendengarkan musik-musik klasik terutama musik klasik dari periode barok (Bach & Vivaldi), dan romantik (Litz & Tchaikovsky). Saat bersama gerombolannya, para penggemar dark academia sering melakukan beberapa kegiatan seperti membentuk klub buku, membahas teori, dan merekomendasikan buku yang telah membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *