Ciri Oversharing Kehidupan Pada Sosial Media Sudah Tahu

Ciri Oversharing Kehidupan Pada Sosial Media Sudah Tahu

Ciri Oversharing Kehidupan Pada Sosial Media Sudah Tahu– Sosial media menciptakan memang untuk saling bertukar kabar.  Antar pengguna satu dengan lainnya. Namun pada prakteknya banyak pengguna yang melakukan oversharing. Tidak hanya menganggu dan menyebalkan bagi pengguna lain.  Perilaku oversharing ini memang tak sepantasnya melakukan. Lalu apa saja, sih ciri oversharing kehidupan di sosial media? Jangan-jangan kamu salah satunya, nih.

Image result for Ciri Oversharing Kehidupan Pada Sosial Media Sudah Tahu

Senang mengomentari setiap kejadian di sosial media

Tidak semua berita atau kabar yang muncul di internet perlu komentar kita, lho guys. Jangan setiap kali ada cuitan, kejadian bahkan sampai gosip artis butuh komentar kita. Sebaiknya jika ingin berkomentar pilih saja yang sesuai dengan kapasitas kita. Boleh kok kamu membagikan opinimu akan sesuatu tapi jika melakukan terlalu sering jatuhnya juga akan menganggu orang lain. Namun tetap ke top komen yang akun gosip bukanlah suatu prestasi yang harus membanggakan, lho guys. Apalagi komentar berisi kebencian. Hati-hati pada internet.

Mengunggah sesuatu tanpa memikirkannya terlebih dahulu

Kalimat tersebut memang benar adanya. Namun, perlu diingat juga bahwa tidak semua hal bisa kamu bagikan begitu saja. Ada hal-hal yang sebaiknya tidak pernah kamu unggah di sosial media seperti alamat rumah, nomor handphone, nama orang tua, dan sebagainya. Jagalah baik-baik privasimu itu agar kamu aman dari bahaya stalker atau orang yang berniat jahat dengan memanfaatkan data pribadimu. Pikirkan dengan baik sebelum menggunggah sesuatu. Ubah mindset tidak semua hal yang terjadi di hidupmu dunia harus tau.

Menceritakan masalah hidup pada sosial media

Melansir dari http://thesunshineundergroundofficial.com/  dari pada mengunggahnya di sosial media kenapa tidak memilih untuk bercerita dengan orang lain yang dipercaya. Membanding mengunggah story sedang marah-marah, galau, tengah terlibat konflik dan sebagainya kenapa tidak mencoba untuk menyelesaikannya lewat jalur pribadi.

Gemar mencari simpati

Mengunggah foto tengah diinfus, memotret kapsul dan juga obat, mengunggah status bertuliskan ‘tumbang’ . Hal-hal seperti itu kerap kamu temui pada sosial media bukan? Namun, meski niat awal hanya ingin berbagi, hal tersebut termasuk ke dalam salah satu ciri oversharing. Jika tak ingin menganggap si pencari muka lebih baik simpan saja untukmu sendiri. Perbanyaklah istirahat dan minum obat. Simpati dari mereka juga tak sepenuhnya akan menyembuhkan penyakitmu bukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *